A11 | Shiva Monalisa | Tugas Mandiri 7
PERTANYAAN PEMANTIK
1. Perbedaan Informasi Ilmiah dan Populer
Informasi Ilmiah bersumber dari penelitian, diulas sejawat (peer-reviewed), menggunakan metodologi yang jelas, dan biasanya dimuat dalam jurnal atau buku teks.
Informasi Populer bersifat umum, seringkali untuk konsumsi publik luas, tidak selalu melalui proses peer-review ketat, dan biasanya dimuat di majalah, surat kabar, atau blog umum.
2. Cara Menelusuri Informasi Ilmiah Valid
Gunakan mesin pencari akademik (seperti Google Scholar) dan database jurnal terindeks (seperti DOAJ, Scopus, Web of Science, ScienceDirect).
Prioritaskan sumber dari lembaga akademik, jurnal bereputasi, dan penerbit tepercaya.
Pastikan artikel lengkap (bukan hanya abstrak) tersedia untuk diverifikasi.
3. Kriteria Kredibilitas Jurnal Ilmiah
Penulis dan Institusi: Jelas dan terkemuka di bidangnya.
Proses Peer-Review: Memiliki proses peninjauan sejawat yang ketat.
Indeksasi: Terindeks dalam database bereputasi (seperti Scopus atau DOAJ).
Penerbit: Diterbitkan oleh asosiasi profesional, universitas, atau penerbit akademik terkemuka.
4. Pentingnya Menghindari Plagiarisme
Integritas Akademik: Plagiarisme merusak keabsahan dan kepercayaan terhadap karya ilmiah.
Penghargaan Kekayaan Intelektual: Memberi penghargaan kepada penulis asli atas ide atau data mereka, yang merupakan etika dasar penelitian.
5. Format Penulisan Daftar Pustaka untuk Sumber Daring
Format dasar umumnya meliputi: Penulis. (Tahun). Judul Artikel/Halaman. Nama Situs/Penerbit. Tautan (URL).
Penting: Format spesifik harus mengikuti gaya kutipan yang ditentukan (misalnya, APA, MLA, Chicago). Untuk sumber daring, tanggal akses mungkin juga diperlukan, terutama jika kontennya rentan berubah.
6 . Dampak Penggunaan Sumber Tidak Valid (Reflektif)
Mengarah pada kesimpulan yang salah atau tidak berdasar.
Menurunkan kredibilitas tulisan ilmiah Anda secara keseluruhan.
7. Membedakan Jurnal Tepercaya dan Jurnal Predator (Reflektif)
Jurnal Tepercaya: Jelas tentang proses peer-review, afiliasi editor yang kredibel, terindeks di database utama, dan biaya publikasi transparan (jika ada).
Jurnal Predator: Menawarkan publikasi cepat dengan biaya tinggi, tidak memiliki peer-review yang benar, editor yang tidak dikenal, dan tidak terindeks di database utama. Waspadai permintaan pembayaran cepat tanpa tinjauan yang memadai.
8. Kesulitan Terbesar Menulis Daftar Pustaka (Reflektif)
Seringkali adalah konsistensi format (misalnya, mengikuti gaya APA secara ketat) dan akurasi detail (typo atau salah format).
Mengatasinya: Gunakan perangkat lunak manajer referensi (seperti Zotero/Mendeley) atau pemeriksa gaya untuk memastikan konsistensi dan akurasi.
9. Pengalaman Menggunakan Mendeley/Zotero (Reflektif)
Perangkat lunak ini mengotomatisasi proses kutipan dan penulisan daftar pustaka.
Memungkinkan penyimpanan, pengelompokan, dan anotasi sumber, yang sangat mempercepat dan mempermudah penulisan ilmiah yang melibatkan banyak referensi.
10. Perbaikan dalam Menulis Kutipan Ke Depan (Reflektif)
Terapkan prinsip integritas dengan selalu mencatat sumber segera saat mengutip (menggunakan nama penulis dan tahun/halaman) dan menggunakan software manajemen referensi untuk menjaga konsistensi format dan mencegah missing reference.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar